Mencuci Hemat Air, Waktu dan Tenaga

Salah satu pekerjaan rumah yang saya sukai selain memasak adalah mencuci pakaian.

Sebagai ibu rumah tangga dari keluarga yang sederhana, saya melakukan pekerjaan mencuci secara manual tanpa bantuan mesin.

Sumber : Pixabay


Selain belum memerlukan mesin cuci, pertimbangan saya untuk tidak membeli mesin cuci yaitu alasan ekonomis yaitu hemat listrik. Disamping itu mencuci dengan tangan terasa lebih bersih dan pakaian lebih awet karena terhindar dari kerusakan akibat penggunaan mesin cuci.

Kebahagiaan tersendiri ketika mencium aroma deterjen dan pewangi pakaian, bermain air dan melihat pakaian yang sudah bersih berjejer di jemuran.

Bukan tanpa alasan kegiatan ini jadi favorit, karena saya sendiri punya metode mencuci yang praktis, tidak menggunakan air dalam jumlah sangat banyak, dan cepat sebanyak apapun pakaian yang dicuci.

CARA MENCUCI HEMAT AIR DAN EFISIEN

Pasti ada yang penasaran kan, seperti apa sih caranya?????

Mari disimak :


⧪ Pisahkan Jenis Pakaian 

Langkah pertama yang dilakukan yaitu memisahkan jenis pakaian. Kalau saya memisahkan menjadi 3 yaitu :
  • Atasan yang terdiri dari t-shirt, kaos dalam, kemeja, blouse, jaket dan sejenisnya. Untuk yang berwarna putih sebaiknya dicuci paling pertama untuk menghindari adanya baju berwarna yang luntur ke pakaian berwarna putih kita.
  • Bawahan yang terdiri dari celana panjana, celana pendek, dan rok
  • Underwear alias daleman
fungsi memisahkan pakaian selain memudahkan dalam proses menjemur juga memudahkan kita mengatur ritme mencuci sehingga tidak mudah lelah.


⧪ Siapkan Alat Tempur dan Amunisi Untuk Proses Mencuci

Saat mencuci kita memerlukan:
  • Ember sebagai tempat air dan pakaian dalam proses mencuci.
    Gunakan minimal 2 buah ember dimana 1 ember ukuran sedang hingga besar untuk proses mencuci dan 1 ember ukuran besar hingga sangat besar untuk proses membilas pakaian.
  • Detergent merk apa saja, yang sering digunakan di rumah.
    Namun disarankan untuk menggunakan detergent dengan sedikit busa. Yang sering saya pakai yaitu liquid detergent atau deterjen cair karena busa yang dihasilkan tidak berlebihan. Alasan lainnya saya memilih detergent cair yaitu tidak menyebabkan iritasi saat pemakaian terutama untuk yang memiliki alergi busa detergent.
  • Pewangi dan pelembut pakaian sekali bilas.
    Saat ini sudah banyak merek pelembut dan pewangi pakaian yang menambahkan formula untuk pemakaian sekali bilas. Dengan pemakaian produk tersebut busa detergent saat proses mencuci akan luruh saat proses pembilasan, walaupun hanya dibilas satu kali. Selain hemat air, pakaian juga menjadi harum dan lembut.

⧪ Saatnya Beraksi

Langkah-langkah saat mencuci hemat air:

  • Isi air pada ember yang sudah disiapkan. Pada ember kecil diisi detergent secukupnya, sedangkan pada ember besar isi dengan pewangi pakaian sekali bilas (kalau saya biasanya memakai 2 sachet ukuran 22ml/sachet untuk 1 ember besar agar hasilnya maksimal).
  • Masukkan pakaian kotor sesuai urutan pakaian yang sudah kita kelompokkan sebelumnya. Dimulai dengan atasan, rendam sebentar kira-kira 2-5 menit lalu kucek di bagian yang kotor.
    Biasanya pakaian yang dipakai sehari-hari di rumah tidak terlalu kotor sehingga tidak terlalu keras dikucek. Jangan merendam pakaian terlalu lama karena akan menimbulkan bau yang tidak sedap!
  • Setelah proses mengucek, masukkan pakaian ke ember yang berisi pewangi.
    Lanjutkan proses hingga seluruh pos atasan habis. Kemudian jemur atasan yang sudah terendam dalam pewangi.
  • Apabila air pada ember kecil sudah tampak kecoklatan atau kotor, buang airnya lalu isi dengan air bersih kemudian masukkan detergent secukupnya. Lanjutkan untuk proses mencuci dan membilas dan menjemur untuk pos bawahan dan seterusnya.


Setelah mengikuti langkah-langkah diatas, semoga kegiatan mencuci jadi lebih mudah dan praktis.

Semangat mencoba ya ;)



Posting Komentar untuk "Mencuci Hemat Air, Waktu dan Tenaga"